Dia mengatakan, kejadian pohon tumbang itu pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00. Saat itu wilayah Kelurahan Blitar diguyur hujan lebat dan disertai angin kencang. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh hingga puncaknya disertai suara pohon tumbang.
Ternyata atap genteng rontok usai tertimpa pohon durian sebesar badan orang dewasa. “Saya dan keluarga saat kejadian di dalam rumah. Untungnya tidak menimpa,” katanya.
Lokasi yang rusak terjadi pada ruangan tengah. Belakangan diketahui jika akar pohon durian itu sudah dalam kondisi lapuk. Selain itu, kondisi tanah yang gembur dan angin yang kencang membuat pohon mudah tumbang.
Baca Juga :Polres Jombang Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1446 H Tahun 2025 M
Pasca kejadian petugas kepolisian dan badan penanggulangan bencana daerah atau BPBD Kota Blitar tiba untuk membersihkan puing-puing dan memotong kayu.
Sementara itu, Kapolsek Sukorejo, Imam Subechi mengatakan tumbangnya pohon murni karena akar yang lapuk dan kencangnya angin. Pihaknya mengimbau agar warga yang memiliki pohon rawan tumbang untuk menebang atau mengurangi ranting. Itu untuk antisipasi roboh. Pasalnya, saat ini merupakan puncak musim hujan.



















