Blitar, SEJAHTERA.CO – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Blitar berbuah petaka. Delapan desa terdampak angin kencang, sejumlah bangunan pun rontok dan dua warga terluka.
Sejumlah bangunan yang rusak itu lantaran tertimpa pohon yang roboh. Bahkan 1 lembaga pendidikan atau taman kanak-kanak gentingnya rontok usai tertimpa pohon di samping sekolah.
Baca Juga :Momen Libur Panjang, Telaga Ngebel Ponorogo Dikunjungi 15.750 Wisatawan, Hasilkan PAD Rp236 Juta
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari BPBD, polisi dan TNI dan relawan serta warga bahu-membahu membersihkan puing genteng.
“Untuk yang terluka sudah mendapatkan perawatan dari tim medis. Saat ini petugas masih melakukan pembersihan ranting-ranting,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Blitar, Ivong Bettryanto, Jumat (31/1/2025).
Dia mengatakan, sejumlah bangunan mulai rumah, kandang, dapur hingga sekolah itu rusak usai terdampak bencana cuaca pada Kamis petang (30/1/2025). Delapan desa yang terdampak di antaranya Desa Sukosewu Kecamatan Gandusari.
Desa Tambakan Kecamatan Gandusari, Kelurahan Bence Kecamatan Garum, Desa Karangrejo Kecamatan Garum, Desa Slorok Kecamatan Garum, Desa Ploso Kecamatan Selopuro, Desa Jegu Kecamatan Sutojayan, Desa Sumberasri Kecamatan Nglegok.
Ada pula Desa Dayu Kecamatan Nglegok dan Desa Kedawung Kecamatan Nglegok. “Selain menimpa rumah dan tempat sekolah, pohon tumbang juga menutup akses sejumlah jalan di wilayah Kabupaten Blitar,” tambahnya.
Ivong mengatakan beberapa wilayah yang terdampak pohon tumbang seperti di Kecamatan Sutojayan. Yakni Pohon jati dan pohon trembesi tumbang di Jalan Bendungan Wlingi Raya penghubung antarkecamatan Talun dan Sutojayan sehingga menutup akses jalan selama 1.5 jam.
Baca Juga :Sejoli Naik Motor Sport, Terekam CCTV Buang Bayi di Mushola Karangploso
Kecamatan Gandusari rumah Mundofir warga Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, dapur rusak tertimpa pohon waru, rumah Muksin juga di Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, dapurnya juga rusak tertimpa dapur rumah.



















