Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Kondisi cuaca di wilayah pesisir selatan yang kurang bersahabat menyebabkan produksi tangkapan ikan di Tulungagung lesu pada awal tahun 2025.
Meski demikian, sejak tahun 2024 kemarin, hasil tangkapan ikan di Tulungagung mengalami peningkatan.
Kabid Pengelolaan Perikanan Tangkap, Dinas Perikanan Tulungagung, Ulul Azmi mengatakan, jumlah produksi ikan tangkap di awal tahun 2025 sedikit lesu lantaran faktor cuaca.
Pasalnya, banyak nelayan di pesisir selatan Tulungagung pada bulan Januari 2025 kemarin yang memilih tidak melaut karena cuaca buruk.
Baca Juga :Dinkes Kabupaten Kediri Imbau, Jika Ada 1 Warga Terpapar DBD, Jarak 100 Meter Perlu Difogging
Meski secara jumlah, hasil tangkapan ikan di bulan Januari 2025 kemarin masih belum dicatat pada pembukuan, tapi akibat cuaca buruk itu tentunya membuat hasil tangkapan ikan terbilang minim.
Sedangkan tahun 2025 ini, ditargetkan hasil tangkapan ikan di Tulungagung mampu mencapai 8 ribu ton.
“Kami menerima laporan dari nelayan di pesisir selatan jika kondisi wilayah pesisir masih mengalami cuaca buruk, sehingga mulai akhir tahun 2024 sampai awal tahun 2025 tangkapannya masih minim,” kata Ulul Azmi, Minggu (9/10/2025).
Secara akumulasi tahunan, hasil tangkapan ikan wilayah pada pesisir selatan Tulungagung selama dua tahun terakhir terbilang fluktuatif. Pasalnya, di tahun 2023 kemarin, hasil tangkapan ikan selama setahun di Tulungagung hanya mencapai 6 ribu ton.



















