Dinkes Kabupaten Kediri Imbau, Jika Ada 1 Warga Terpapar DBD, Jarak 100 Meter Perlu Difogging

Dinkes Kabupaten Kediri Imbau, Jika Ada 1 Warga Terpapar DBD, Jarak 100 Meter Perlu Difogging
Petugas melakukan foging cegah DBD. (istimewa)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri mencatat di akhir tahun 2024 ada 542 kasus demam berdarah dengue atau DBD di Kabupaten Kediri dengan lima kematian.

Sedangkan di akhir Januari 2025, Dinkes Kabupaten Kediri mencatat ada 42 kasus DBD baru. Hal inilah yang menjadi perhatian serius Dinkes Kabupaten Kediri dan saat ini berupaya menekan angka DBD jangan sampai timbul lebih banyak di tahun 2025.

Kepala Dinkes Kabupaten Kediri dr Ahmad Khatib menjelaskan untuk menekan tingginya warga terpapar DBD, jika ada satu warga di satu lingkungan terpapar positif DB, hendaknya fogging segera di lingkungan tersebut dan dilakukan di jarak 100 meter dari warga yang terpapar DBD.

Read More

Baca Juga :Antisipasi Banjir Susulan di Sepawon dan Wonorejo Trisulo, Dibuatkan Sodetan di Wilayah Perkebunan Sepawon Bagian Atas

Fogging efektif dilakukan untuk pengurangan resiko lainya terpapar DB.

“Fogging efektif dilakukan untuk pencegahan dan pengurangan risiko jatuhnya korban akibat DBD. Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) pola yang benar dengan fogging ataupun menguras bak mandi seminggu dua kali, bersihkan genangan air yang potensi timbulkan jentik nyamuk, mengubur kaleng yang tidak berfungsi timbulkan jentik nyamuk,” jelasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *