ngkan pada tahun 2024 kemarin, hasil tangkapan ikan di Tulungagung selama setahun mampu mencapai target sekitar 8 ribu ton. Sedangkan untuk tahun 2025 ini, pihaknya memproyeksikan jika hasil tangkapan ikan selama setahun juga akan mengalami peningkatan.
“Target tahun 2023 itu juga di kisaran 8 ribu ton, tetapi selama setahun itu hanya mampu mencapai target sebanyak 6 ribu ton saja. Tetapi itu skala nasional semuanya turun. Pernyataan Menteri, seluruh Indonesia kan semuanya turun,” ungkapnya.
Ulul menjelaskan, jika melihat dari kondisi alam, biasanya mulai pertengahan tahun kondisi cuaca sudah mulai bersahabat, sehingga hasil tangkapan ikan para nelayan mulai pulih.
Baca Juga :Pemenang Pilkada 2024 Ponorogo Ditetapkan KPU, Sugiri Sancoko – Lisdyarita Jalankan Amanah
Selain itu, pada periode Agustus-September juga ada kecenderungan peningkatan terhadap jumlah tangkapan ikan pada nelayan.
Sama halnya di tahun 2024 kemarin, dimana pada periode tersebut, para nelayan di pesisir selatan mendapatkan hasil tangkapan dalam jumlah yang besar. Berkaca pada hasil itu,
pihaknya pun optimis jika lesunya hasil tangkapan ikan di awal tahun 2025 bisa tercover mulai periode Agustus-September.
“Pada Agustus 2024 kemarin, hasil tangkapan ikan para nelayan bisa mencapai dua sampai tiga kali lipat,” pungkasnya.



















