Setelah mendapati bukti tersebut, jelas Nanang, petugas menduga jika korban terseret air bah yang terjadi pada malam Rabu sebelumnya, sehingga diduga korban terseret ke Pantai Sine.
Setelah itu, proses pencarian terhadap korban dilanjutkan dengan menyisir sepanjang sungai hingga tembus ke area Pantai Sine
Pada sore hari, petugas mendapat informasi adanya mayat mengapung di Pantai Sine, sehingga petugas dibantu warga setempat melakukan evakuasi terhadap jasad korban untuk dibawa ke pinggir pantai dan periksa di RSUD dr. Iskak.
Petugas memastikan jika jasad itu merupakan Riono si pedagang bakso yang selama ini dicari oleh keluarganya.
Baca Juga :Ketersediaan Bapok di Kediri Bulan Februari dan Puasa Memadai
“Setelah dilakukan pemeriksaan jenazah, ciri – cirinya sesuai dengan korban. Kami juga mengundang keluarga korban untuk hadir dan memastikan jasad tersebut yang ternyata benar anggota keluarganya,” jelasnya.
Nanang menyebut, pihak IKF RSUD dr. Iskak sudah melakukan visum luar terhadap korban dan tidak mendapati adanya tanda-tanda kejahatan pada tubuh korban. Pihak keluarga korban juga telah menerima kematian korban, dan tidak berkenan dilakukan otopsi, serta bersedia membuat surat pernyataan.
Sesuai hasil pemeriksaan, petugas kuat menduga jika korban meninggal dunia akibat terseret arus sungai yang tengah meluap yang sebelumnya diakibatkan cuaca buruk.
Jenazah korban pada Kamis (20/2/2025) sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
Baca Juga :Terobos Lampu Merah di Blitar, Bus Pariwisata Hantam Pemotor, Suami Istri Tewas
“Kalau keterangan dari saksi, sebelum dinyatakan hilang, korban masih terlihat jualan bakso sampai jam 21.00 malam. Kemudian saat pulang melintas di sekitar sungai yang meluber itu,” pungkasnya.



















