Hilang Sehari, Pedagang Bakso Asal Blitar Ditemukan Mengapung di Pantai Sine Tulungagung, Begini Kronologinya

Hilang Sehari, Pedagang Bakso Asal Blitar Ditemukan Mengapung di Pantai Sine Tulungagung, Begini Kronologinya
Petugas dan warga setempat saat melakukan evakuasi terhadap jasad korban dari Pantai Sine. (istimewa)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Salah seorang pedagang bakso di Tulungagung yakni Riono (39) warga Desa Pakisaji Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi terapung di Pantai Sine Tulungagung.

Sebelum ditemukan tewas, pedagang bakso itu sempat dinyatakan hilang.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto mengatakan, awalnya pada Selasa (18/2/2025), korban Riono pamit keluar rumah untuk berjualan bakso di sekitar Pantai Sine.

Read More

Namun sejak korban keluar rumah sampai malam hari, korban justru tidak kunjung pulang, sehingga membuat keluarga khawatir.

Baca Juga :Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Kayu di Tulungagung Ludes Terbakar

Kemudian pada Rabu (19/2/2025) kemarin, pihak keluarga yang belum kunjung mendapati korban pulang, lantas melapor ke Polsek Kalidawir dengan laporan orang hilang.

Setelah menerima laporan itu, petugas Polsek Kalidawir kemudian segera melalukan pendalaman untuk mengungkap keberadaan pedagang bakso tersebut.

Kemudian pada Rabu siang, petugas Polsek Kalidawir menemukan sepeda motor dan gerobak milik korban yang biasa dipakai oleh korban untuk berjualan bakso.

Diketahui, sepeda motor dan gerobak itu ditemukan pada aliran sungai masuk Dusun Wonosari Kecamatan Kalidawir, dan sungai itu mengarah ke Pantai Sine.

“Petugas kami menemukan gerobak korban di aliran sungai yang mengarah ke Pantai Sine. Berjarak 1 kilometer, ditemukan pula sepeda motor korban,” ungkapnya.

Baca Juga :Mengulik Keberadaan Patung Kiai yang Sering Jadi Bahan Ritual di Klenteng Jombang

Setelah mendapati bukti tersebut, jelas Nanang, petugas menduga jika korban terseret air bah yang terjadi pada malam Rabu sebelumnya, sehingga diduga korban terseret ke Pantai Sine.

Setelah itu, proses pencarian terhadap korban dilanjutkan dengan menyisir sepanjang sungai hingga tembus ke area Pantai Sine

Pada sore hari, petugas mendapat informasi adanya mayat mengapung di Pantai Sine, sehingga petugas dibantu warga setempat melakukan evakuasi terhadap jasad korban untuk dibawa ke pinggir pantai dan periksa di RSUD dr. Iskak.

Petugas memastikan jika jasad itu merupakan Riono si pedagang bakso yang selama ini dicari oleh keluarganya.

Baca Juga :Ketersediaan Bapok di Kediri Bulan Februari dan Puasa Memadai

“Setelah dilakukan pemeriksaan jenazah, ciri – cirinya sesuai dengan korban. Kami juga mengundang keluarga korban untuk hadir dan memastikan jasad tersebut yang ternyata benar anggota keluarganya,” jelasnya.

Nanang menyebut, pihak IKF RSUD dr. Iskak sudah melakukan visum luar terhadap korban dan tidak mendapati adanya tanda-tanda kejahatan pada tubuh korban. Pihak keluarga korban juga telah menerima kematian korban, dan tidak berkenan dilakukan otopsi, serta bersedia membuat surat pernyataan.

Sesuai hasil pemeriksaan, petugas kuat menduga jika korban meninggal dunia akibat terseret arus sungai yang tengah meluap yang sebelumnya diakibatkan cuaca buruk.

Jenazah korban pada Kamis (20/2/2025) sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Baca Juga :Terobos Lampu Merah di Blitar, Bus Pariwisata Hantam Pemotor, Suami Istri Tewas

“Kalau keterangan dari saksi, sebelum dinyatakan hilang, korban masih terlihat jualan bakso sampai jam 21.00 malam. Kemudian saat pulang melintas di sekitar sungai yang meluber itu,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *