Baca Juga :Harga Telur Naik Jelang Ramadan, Peternak di Jombang Raup Keuntungan
“Kue apem ini memiliki makna afuan, yang artinya meminta maaf, sehingga kita bisa kembali suci sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadan,” tungkas Agus.
Sementara itu, Kepala Osis SMPN 4 Jombang, Jagaddhita Okalina Cetta mengutarakan, dia bersama teman-temannya merasa antusiasmenya tinggi dan bangga sekolahannya mengadakan kegiatan kirab keliling Gerebek Apem dan juga ternyata sekolahannya melestarikan tradisi budaya tradisional.
“Saya sangat senang bisa ikut serta dalam acara ini. Selain belajar tentang tradisi, saya juga bisa berinteraksi dengan teman-teman dan warga sekitar,” imbuhnya.
Siswi yang akrab siapa Dita ini juga menekankan bahwa acara Gerebek Apem ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengenal lebih dekat kue tradisional, tetapi juga sebagai bentuk edukasi bagi siswa tentang pentingnya menjaga warisan budaya.
Baca Juga :Mahkamah Konstitusi Putus Sengketa PHPU Kepala Derah, 24 Daerah Harus Pemungutan Suara Ulang
“Kita bersama SMPN 4 Jombang berharap dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal dan memperkuat hubungan antar siswa dan guru, serta mempersiapkan diri menyambut bulan suci dengan penuh kebahagiaan dan semangat,” tutupnya



















