“Pelajar harus mandiri, taati peraturan lalu lintas, hindari kekerasan dan perundingan serta hindari pernikahan dini. Ini tentu harus dipahami agar siswa memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya, Jumat (7/3/2025).
Hal yang sama disampaikan Mohamad Muhsin Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri, Sidik Purnama Kabid SMK/SMA Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur di Kediri dan Mohamad Alfin Ilmi Kepala SMKN 1 Ngasem. Ketiganya sepakat adanya ikrar pelajar di bulan suci ini menjadikan pelajar memiliki kualitas diri yang lebih baik dibanding sebelumnya.
Baca Juga :Rapat Kerja dengan Komisi VI, Menteri Perdagangan Ditarget Kendalikan Harga Kebutuhan Pokok
“Kami mengapresiasi kegiatan ikrar secara serentak di Kabupaten Kediri terlebih di SMAN 1 Ngasem dan siswa memahami hal ini sangat penting,” katanya.



















