Malang, SEJAHTERA.CO – Polres Malang Polda Jawa Timur, menggerebek lokasi produksi dan distribusi obat-obatan ilegal di Pasar Gedangan, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Dua terduga pelaku diamankan beserta barang bukti ratusan renteng obat tanpa izin edar.
Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, mengatakan dua orang tersangka, AS (39) dan SW (54), ditangkap dalam operasi yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Gedangan pada Minggu (23/3/2025).
Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat yang curiga dengan adanya peredaran obat tanpa izin edar di Kecamatan Bantur.
“Petugas merespon informasi masyarakat dengan melakukan penyelidikan dan mendapati aktivitas produksi obat ilegal,” kata Kasihumas Polres Malang AKP Bambang saat ditemui di Polres Malang, Senin (24/3/2025).
Baca Juga :Racik Petasan hingga Meledak, Warga Purwoasri Kediri Dilarikan ke Rumah Sakit
“Dalam penggerebekan, dua pelaku berhasil kami amankan beserta barang bukti dalam jumlah besar,” sambungnya.
Kasihumas Polres Malang menjelaskan, dari hasil penyelidikan, AS diketahui telah menjalankan bisnis ilegal ini selama enam bulan terakhir.
Meski tidak memiliki keahlian di bidang farmasi, ia meracik sendiri obat-obatan yang diklaim sebagai obat asam urat, sakit gigi, anti alergi, dan obat pereda nyeri lainnya.
AKP Bambang mengatakan bahwa tersangka mendapatkan pengetahuan meracik obat setelah bekerja di tempat produksi serupa pada tahun 2019. Dari peredaran obat ilegal tersebut, tersangka AS meraup omzet berkisar Rp5 juta setiap bulannya.
“Tersangka AS membeli bahan-bahan baku melalui marketplace, lalu meraciknya sendiri tanpa takaran yang jelas. Selanjutnya, ia mencetak label sendiri dan mengemasnya dalam bentuk rencengan,” jelas AKP Bambang.
Baca Juga :Kandang Sapi di Kayen Kidul Terbakar, Pemilik Rugi Jutaan Rupiah



















