Jombang, SEJAHTERA.CO – Puluhan warga dari tiga desa di Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, secara sukarela membongkar sebuah makam baru di kawasan Situs Jeladri.
Makam yang telah dibongkar pada Rabu (16/4/2025) tersebut sebelumnya diklaim sebagai tempat peristirahatan Sunan Candramata bin Sunan Geseng, namun dianggap tidak sesuai dengan sejarah yang diyakini secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.
Pembongkaran dilakukan oleh warga dari Desa Manduro, Sumbergondang, dan Sumberingin. Aksi ini dilakukan secara gotong royong setelah melalui musyawarah bersama tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintahan desa.
Baca Juga :Faktor Ekonomi dan Pengaruh Pornografi di Gadget jadi Pemicu Kekerasan pada Perempuan dan Anak
Kepala Desa Manduro, Jamilun, saat dikonfirmasi pada Kamis (17/4/2024) mengatakan bahwa keputusan pembongkaran diambil untuk menjaga keaslian sejarah lokal.
Ia menjelaskan, Situs Jeladri selama ini dikenal memiliki dua makam utama dan satu punden yang diyakini secara historis dan kultural.
“Makam baru itu kami nilai tidak berdasar secara sejarah dan dapat membingungkan generasi penerus. Setelah dimusyawarahkan dengan berbagai pihak, termasuk dari dua desa tetangga, kami sepakat untuk membongkar,” jelasnya.



















