Dengan kemenangan tersebut, seolah-olah menjadi pelecut semangat Ersandrina dan kawan-kawan. Set keempat pertandingan kembali berlangsung seru dan ketat, bahkan sejak awal set selisih poin tidak lebih dari satu poin. Pertengahan set keempat, Pertamina Enduro memimpin 15-14.
Tak ingin kalah lagi, Junaidah Santi dan kawan-kawan bermain menekan. Menginjak akhir set keempat Pertamina Enduro memimpin 20-17. Dan set keempat akhirnya direbut Pertamina Enduro 25- 23, skor menjadi 3-1 untuk kemenangan Pertamina Enduro.
“Kondisi cuaca panas membuat pemain asing kami belum bisa adaptasi secara penuh,” ujar Kapten tim Electric PLN, Agustin Wulandari.
Baca Juga :PAD Parkir Pasar Malam Ponorogo Tembus Rp70 Juta, Naik Nyaris 50 Persen Dibanding Tahun Lalu
Asisten pelatih Electric PLN, Alim Suseno mengakui timnya banyak melakukan eror kesalahan-kesalahan. Menurutnya, skuatnya lebih banyak di poin-poin krusial. Walaupun, set ketiga bisa mengambil, tetapi pemainnya kurang maksimal.
“Kita kehilangan di poin-poin krusial. Malam ini memang kami kurang beruntung,” ucapnya.
Sementara itu, pelatih Pertamina Enduro, Bullent Karslioglu mengatakan, kemenangan malam ini memang sangatlah tidak mudah karena pemain-pemainnya kurang maksimal, terutama pemain asing baru. Namun demikian, ia terus mencoba tampil lebih baik.
Salah satu pemain asing Pertamina Enduro, Jordan Thompson, mengaku belum bisa tampil maksimal karena baru datang. Ia juga merasakan cuaca yang sangat panas sehingga menguras energi.
Baca Juga :Wifi Gratis Bakal Terpasang di Seluruh Desa Jombang, Segini Anggaran Yang Disiapkan
“Kami lumayan lelah, tapi kami bisa menikmati pertandingan hari ini,” tuturnya.



















