Khofifah menambahkan, jika saat ini pembangunan monumen setinggi 126 meter di lahan bekas tambang batu gamping tersebut sudah mencapai 98 persen. Dimana ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2025 ini.
“Bangunan ini sudah 98 persen tinggal dua persen lagi, mohon doanya agar bisa lancar dan dapat memberikan manfaat bagi bangsa serta negara,” tegasnya.
Sementara itu, Sugiri Sancoko menambahkan main building atau bangunan utama dari monumen tersebut ditargetkan rampung pada Juni ini. Lalu akan dilanjutkan pembangunan tahap kedua serta kelengkapan sarana serta prasarana.
“Mudah-mudahan Juni rampung, lalu nanti kita lengkapi sarana dan prasarananya,” pungkas Kang Giri sapaan bupati.



















