Baca Juga :Imigrasi Ponorogo tidak Menerbitkan Paspor Dewi Astutik yang Menjadi Buron Penyelundupan 2 Ton Sabu
“Dengan smart system, pompa dapat menyesuaikan kerja berdasarkan kebutuhan aktual. Ini bukan hanya efisiensi biaya operasional, tapi juga jaminan kontinuitas layanan bagi pelanggan. Tekanan air lebih stabil, gangguan teknis bisa diminimalkan, dan respon terhadap kerusakan bisa lebih cepat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Hasyim, menambahkan bahwa peningkatan kompetensi teknis SDM adalah salah satu indikator penting dalam penguatan performa perusahaan di era digital.
“Kami ingin menjadikan Perumdam Tirta Kencana bukan hanya penyedia air minum, tapi juga institusi modern yang responsif terhadap tantangan zaman. Semua itu dimulai dari investasi pada sumber daya manusianya,” tegasnya.
Baca Juga :Tekan Angka Laka Lantas, Ini yang Dilakukan Forum Komunikasi Lalu Lintas Kabupaten Nganjuk
Dengan pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan sistem pompa berbasis PLC dan inverter di lapangan, serta mendukung target jangka panjang perusahaan menuju digitalisasi penuh sistem operasional.



















