Blitar, SEJAHTERA.CO – Pencarian Moh Dafa Nur Ilham Mahfud (18) warga Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar yang terseret arus Sungai Brantas berakhir. Tubuh pemuda malang yang berenang bersama tiga temannya itu ditemukan dalam kondisi sudah kaku mengapung di wilayah Tulungagung.
Baca Juga :Jalan Mataram dan Selowarih Kediri Diperbaiki selama Dua Bulan, Truk Besar Dilarang Melintas
Kepastian itu diungkapkan Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Blitar, Ivong Bettryanto. Dia mengakui hari ketiga pencarian oleh tim gabungan itu akhirnya membuahkan hasil.
Jasad Daffa ditemukan mengapung di Sungai Brantas masuk wilayah Dusun Mayangan, Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Atau tak jauh jembatan Ngujang 2. “Ditemukan pada Kamis (29/5/2025) sekitar pukul 11.40,” katanya.
Dia mengatakan, ketika ditemukan dalam kondisi mengapung di pinggiran Sungai. Saat ditemukan masih mengenakan celana pendek warna gelap. Jarak antara lokasi kejadian di Blitar dengan Tulungagung itu sekitar 25 kilometer.
Begitu ditemukan warga, akhirnya dilaporkan ke aparat dan diteruskan ke tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, kepolisian hingga TNI serta relawan. Setelah berhasil dievakuasi dibawa ke RSUD Iskak Tuungagung untuk dilakukan visum luar.



















