Dia menjelaskan dengan memanfaatkan lahan di sekitar rumah setidaknya bisa mengurangi pengeluaran setiap hari. Warga bisa panen sendiri tanpa harus beli di warung.
“Dengan memanfaatkan lahan kosong di pekarangan setidaknya mengurangi beban pengeluaran sebab masyarakat bisa memetik hasil panen sendiri,” katanya.
Dia menambahkan di sejumlah kelurahan di Kota Blitar terdapat kelompok tani dan KWT. Dalam sekali panen kelompok tani dan KWT bisa memperoleh 15 sampai 25 kilogram hasil pertanian.
Baca Juga :Sosialisasi Zero ODOL Dimulai di Jombang
Saat ini, luasan lahan sawah yang tersisa saat ini sekitar 980 hektare. Dalam catatan DKPP, setiap tahunnya ada sekitar 10 hektare lahan pertanian yang beralih fungsi. Salah satu yang sudah pasti yakni berubah untuk perumahan. Baik perumahan komersial atau perumahan pribadi.



















