Boyong Pemerintahan Brebek Nganjuk, Sakral, Meriah, dan Sarat Makna Sejarah

Boyong Pemerintahan Brebek Nganjuk, Sakral, Meriah, dan Sarat Makna Sejarah
Oplus_16777216

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar peringatan ke-145 tahun pemindahan pusat pemerintahan dari Brebek ke Nganjuk, Kamis (12/6/2025) pukul 14.30 WIB

Baca Juga :PKL di Timur SLG Kediri Ditertibkan

Tradisi budaya ini tak sekadar seremonial, melainkan pengingat akan tonggak sejarah lahirnya Nganjuk sebagai pusat pemerintahan sejak 6 Juni 1880.

Read More

Kirab budaya dimulai dari Balai Desa Kacangan, tempat pusaka seperti tombak dan payung kebesaran diambil oleh Kepala Desa Kacangan Edi Sumarwan dan Camat Brebek Ardiansyah.

Pusaka tersebut awalnya disimpan di Balai Desa Kacangan, Kecamatan Brebek, Kabupaten Nganjuk yang kemudian diserahkan secara sakral kepada Bupati Nganjuk, Drs. Marhaen Djumadi, di Pendopo Alun-alun Brebek yang kemudian akan di bawa ke pendopo kabupaten Nganjuk.
Kirab kemudian berlanjut dengan arak-arakan adat menggunakan delman menuju Pendopo Kabupaten Nganjuk.

Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang rute, bulan hanya anak -anak dan dewasa melainkan para pedagang asongan juga ikut ambil bagian untuk mengais rezeki di setiap ruas jalan yang dilalui kirab tersebut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *