Artinya paling tidak setiap kecamatan ada siswa yang berasrama di sekolah rakyat. Sebab, dari 6.600 keluarga desil 1 seluruhnya tersebar di 21 kecamatan di Ponorogo.
“Bukan kuota ya, tapi rata rata ada setiap kecamatan. Kalau per kecamatan berapa itu nanti biar kecamatan yang menyeleksi kita hanya menyodorkan data saja,” terang Agus Pram.
Baca Juga :Warga Gersik Bobol Rumah Rekan Bisnisnya di Lamongan, Tertangkap dan Dimassa
Agus menambahkan sekolah rakyat sementara yang akan menggunakan Gedung Sentra IKM di Jalan Trunojoyo. Sebagai lokasi belajar tersebut, setidaknya dalam ajaran baru tahun ini membutuhkan sebanyak 20 orang guru. Tenaga pendidik tersebut rencananya masih akan dipilih dan diseleksi.
“Tidak menutup kemungkinan pemkab juga akan menggandeng guru dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag), kita pilih yang bagus bagus. Yang jelas tahun ajaran baru sudah siap,” pungkas Agus.



















