Baca Juga :Suran Agung 2025, Polres Madiun Perketat Pengamanan Jalur Rombongan PSHW
Warga bersama orang tua korban sempat mencoba mencari korban dengan berenang di sungai, namun tak berhasil. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Lodoyo Barat, yang langsung berkoordinasi dengan Polairud, BPBD Blitar, dan masyarakat setempat untuk melakukan pencarian.
Upaya pencarian juga melibatkan koordinasi dengan Perum Jasa Tirta untuk menutup pintu air yang terhubung ke sungai guna memperlambat arus dan mempermudah proses evakuasi.
Ciri-ciri korban saat terakhir terlihat adalah mengenakan kaos kuning dan celana pendek kuning. Di lokasi kejadian, hanya ditemukan sepasang sandal hijau milik korban yang mengapung di permukaan air.
Sungai Lodagung yang menjadi lokasi kejadian memiliki lebar sekitar 10 meter dengan kedalaman 180 cm hingga 2 meter. Saat kejadian, aliran sungai tergolong deras, lebih besar dibanding hari-hari biasa. Di tepian juga terdapat plengsengan yang curam, menambah risiko kecelakaan.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi orang tua agar tidak lengah dalam mengawasi anak-anak, terutama saat bermain di sekitar lokasi berbahaya seperti sungai.



















