Petugas kemudian harus beralih ke sisi timur sungai lantaran arus disana terbilang sedang, sehingga perahu karet bisa diterjunkan untuk melakukan evakuasi terhadap korban.
Baca Juga :Raperda P-APBD 2025 Kota Batu Banjir Usulan Masing-masing Fraksi
Mengingat, jasad korban saat itu tersangkut gundukan tanah yang berada di tengah sungai brantas, sehingga evakuasi memerlukan perahu karet.
“Evakuasi dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB atau dua jam setelah petugas tiba di TKP, karena arus sungai brantas saat itu sedang deras pada sisi barat sungai, sehingga evakuasi dilakukan melalui timur sungai,” ungkapnya.
Pada saat dievakuasi, jelas Medianto, diketahui jasad korban masih utuh dengan masih mengenakan piyama warna hijau tosca, dan diperkirakan korban meninggal sejak Senin (7/7/2025).
Petugas tidak menemukan identitas korban di TKP, namun diperkirakan korban berusia 35 tahun sampai 40 tahun.
Setelah selesai dievakuasi, korban kemudian dibawa ke IKF RSUD dr. Iskak untuk dilakukan identifikasi terhadap jasad korban, sehingga petugas bisa mengetahui identitas korban.
Baca Juga :Bus PO Haryanto Jurusan Yogyakarta – Pati Terbakar di Pringsurat Temanggung
Sejauh ini, pihak kepolisian juga belum menerima laporan apapun terkait adanya kasus orang hilang di Kabupaten Tulungagung.
“Penyelidikan akan segera dilakukan untuk memastikan penyebab kematian dan memastikan identitas korban. Kami menghimbau apabila ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya, bisa segera melapor,” pungkasnya.



















