“Majlis taklim berperan penting dalam pendidikan non-formal, pembinaan akhlak, dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Gus Riza yang juga sebagai Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) HS. Alfakkar Kediri mengaku, kehadiran FKMT ini juga sebagai salah satu wadah untuk berbagi ilmu antarmajelis dan menampung seluruh aspirasi para pengurus.
Gus Riza berharap kepada pemerintah daerah agar lebih memperhatikan majelis taklim di Kabupaten Kediri termasuk pelaksanaan program-programnya untuk kesejahteraan bersama.
“FKMT adalah gerbang pengawal majelis taklim agar tidak salah dalam memilih dai-dai yang ada di tengah masyarakat. Terlebih saat ini islam sedang dalam keadaan image yang negatif atau teroris, kita harus moderat, toleran, dan menjunjung tinggi keutuhan NKRI,” ungkap Gus Riza.



















