Remaja Dikeroyok Hingga Nyaris Tewas di Lamongan, Tujuh Anak Punk Ditangkap, Empat Hendak Kabur ke Bali

Remaja Dikeroyok Hingga Nyaris Tewas di Lamongan, Tujuh Anak Punk Ditangkap, Empat Hendak Kabur ke Bali
: Empat pelaku yang hendak kabur ke Bali diamankan di Polres Lamongan.(sejahtera.co)

Lamongan, SEJAHTERA.CO – Kasus penganiayaan berat terhadap anak kembali menggemparkan Lamongan. Seorang remaja berusia 16 tahun, berinisial N.A.P., ditemukan tak sadarkan diri dengan luka parah usai dikeroyok tujuh orang di kawasan PKL Andansari, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Lamongan, pada Senin (16/6/2025) dini hari.

Baca Juga :Ribuan Tiang Provider Internet Belum Berizin, Wali Kota Blitar Perintah Segel

Setelah melakukan penyelidikan selama sebulan, Satreskrim Polres Lamongan berhasil menangkap tujuh pelaku, yang semuanya diketahui sebagai anak punk. Empat di antaranya bahkan tertangkap di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, saat hendak melarikan diri ke Bali.

Read More

“Mereka berniat kabur ke Bali. Beruntung kami berhasil lebih dulu menangkapnya,” ungkap Kanit PPA Satreskrim Polres Lamongan, Ipda Wahyudi Eko Afandi, mewakili Kasatreskrim AKP Rizky Akbar Kurniadi, Selasa (15/7/2025).

Kronologi Penangkapan DS (29), warga Tuban, ditangkap lebih dulu di Gresik, Senin (6/6/2025). Lalu EYK (23) dan RAKP (17) diamankan di Mojokerto, Selasa (24/6/2025). Sementara G (26), EAP (25), M (20), dan YAH (28) ditangkap di Pelabuhan Ketapang saat hendak menyeberang ke Bali.

Kejadian bermula saat korban N.A.P. mendatangi tersangka DS untuk menyelesaikan perselisihan dengan salah satu teman DS secara damai. Namun ajakan damai ditolak mentah-mentah. Justru, korban menjadi sasaran pengeroyokan brutal oleh tujuh orang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *