“Kita tetap intens pantauan di kawasan tersebut agar tidak terjadi kebakaran dan tidak merembet ke pemukiman warga. Musim cuaca panas ekstrem bisa saja terjadi kebakaran karena gesekan kayu kering,” ujarnya, Jumat (18/7/2025).
Joko juga menghimbau, untuk warga yang bermukim di sekitar hutan tidak membakar ilalang, kayu dan sampah sembarangan.
Hendaknya ditunggu, jika terlepas dari pengawasan api bisa membakar kawasan hutan dan api cepat membesar terbawa angin.
“Demikian juga untuk pemburu hewan yang melakukan pengasapan di lubang hewan hidup, jika selesai pengasapan api hendaknya dimatikan, agar api tidak membesar. Jangan ditinggal begitu saja,” katanya.



















