Hobi Bonsai, Warga Jombang ini Pernah Jual Santigi Rp 65 Juta

Perawatan detail dilakukan Masrur untuk mempertahankan estetika bonsai. (istimewa)
Perawatan detail dilakukan Masrur untuk mempertahankan estetika bonsai. (istimewa)

Menurut Masrur, merawat bonsai bukan soal keindahan saja, tapi juga soal dedikasi dan ketelitian. Tak jarang, hasil karyanya dibeli dengan harga tinggi.

Salah satu bonsai santigi miliknya pernah terjual Rp65 juta usai dipamerkan dalam kontes bonsai di Bojonegoro. “Bonsai ini tidak besar, tapi kualitasnya sangat baik,” ungkapnya.

Baca Juga :Pro Kontra Sound Horeg, Ini Pandangan Ulama dan Pengusaha di Jombang

Read More

Ia juga memberikan tips kepada pemula yang ingin mulai merawat bonsai. “Jangan hanya melihat harga murah. Investasi pada bonsai yang berkualitas akan memberikan hasil yang lebih baik di masa depan,” pesannya.

Soal perawatan, Masrur menggunakan media tanam dari pupuk kambing yang dicampur dengan pasir malang dan sekam. Ia menekankan pentingnya memahami karakter setiap pohon.

“Yang terpenting adalah pengetahuan tentang kebutuhan setiap pohon. Ada yang suka air, ada yang tidak,” ujarnya.

Meskipun dihadapkan pada tantangan perawatan harian, Masrur tidak pernah merasa terbebani. Sebaliknya, ia justru menikmati setiap proses yang membuat bonsai-bonsainya hidup dan bernilai.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *