Merasa khawatir, Suyadi lalu melaporkan ke perangkat RT setempat. Bersama warga, mereka membuka paksa pintu rumah dan mendapati korban telah meninggal dunia dalam kondisi membusuk.
Dari hasil penyelidikan dan olah TKP oleh tim Inafis Polres Blitar dan bidan desa, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga kuat korban meninggal akibat penyakit jantung yang dideritanya.
Baca Juga :Harga Bawang Merah di Pasar Legi Ponorogo Tembus Rp 60 Ribu, Hama Wereng Ganggu Panen
“Sekitar satu bulan lalu, korban sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena sakit jantung,” tambah Putut.
Diketahui, korban telah bercerai dengan istrinya. Anak-anaknya tinggal terpisah di Jakarta dan Malang. Saat kejadian, korban benar-benar tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut.
Setelah pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dimakamkan sesuai prosedur.



















