Lamongan, SEJAHTERA.CO -Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim–Bali terus mematangkan kesiapan operasional Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan.
Pada Senin (11/8/2025), tim BBPJN bersama Dishub Kabupaten Lamongan dan Satlantas Polres Lamongan melakukan pemeriksaan sekaligus pengaturan waktu Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL).
Pengawas Lapangan BBPJN Jatim – Bali, Muhadi Setyo Utomo mengatakan, pengaturan waktu (setting time) ini menjadi langkah awal sebelum tim Audit Keselamatan Jalan (AKJ) turun ke lapangan pada malam hingga besok hari.
“Hari ini kita setting time, nanti malam sampai besok ada tim AKJ yang turung ke lapangan,” ujarnya.
Baca Juga :Polres Malang Siagakan 1.402 Personel Amankan Laga Arema FC vs PSBS Biak
Muhadi menjelaskan, terdapat 10 unit APILL yang telah terpasang di titik – titik strategis terdiri dari Traffic Light (TL) dan Warning Ligh (WL).
Setelah tahap pengaturan waktu dan audit, pihaknya akan melakukan pembahasan hasil , sebelum uji coba yang direncanakan pada Rabu dan Kamis .
“Setelah setting time dan audit dari tim AKJ nantinya hasilnya akan kita bahas. Setelah Itu kita upayakan uji coba dari Rabu atau Kamis,” tambahnya.
Lebih lanjut, Muhadi menyampaikan bahwa target pembukaan JLU tetap diupayakan pada 17 Agustus 2025,
sesuai arahan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, saat melakukan inspeksi mendadak beberapa waktu lalu.



















