Penemuan mayat itu berawal dari warga yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi temuan mayat misterius di tepi Sungai Brantas.
Warga mencium bau busuk dan mengetahui ada mayat telanjang. Selanjutnya hubungi warga dan diteruskan ke perangkat desa dan ke Polsek Ngadiluwih.
Mayat dievakuasi ke RS Bhayangkara Kediri untuk mendapatkan visum dan anggota polisi langsung melakukan penyelidikan dan terungkap identitasnya adalah AH yang sejak tgl 3 Agustus lalu meninggalkan rumah.
Pihak keluarga sudah dipanggil untuk mengidentifikasi memastikan bahwa mayat tersebut adalah AH dan mereka meminta untuk tidak dilakukan otopsi.
BACA JUGA : Persik Kediri Ditahan Bali United 1-1, Ong Kim Swe Kecewa Kehilangan Poin di Menit Akhir
“Karena kematian sudah jelas dan tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuhnya, jasad kami serahkan ke keluarganya untuk dimakamkan, ” imbuhnya.



















