Proses pemadaman memakan waktu cukup lama yakni satu setengah jam atau api baru padam pukul 00.15 WIB.
“Kebakaran itu untungnya hanya menyasar bagian belakang gudang nomor 1 saja, sedangkan bagian depan gudang nomor 1 yang terdapat beberapa meja biliard setengah jadi masih terselamatkan,” ungkapnya.
Setelah api berhasil dijinakkan, Sumaji menyebut, petugas Tim Inafis Polres Tulungagung bersama petugas Damkar Tulungagung berupaya mencari sumber kebakaran.
Baca Juga :Disdagprint Kediri Pastikan Tidak Ada Beras Oplosan Hingga Awal Agustus 2025
Diketahui, api berasal dari sebelah barat dimana lokasi itu merupakan tempat pemotongan triplek dan menyebabkan satu lokasi terbakar.
Saat pemeriksaan, sebenarnya petugas mendapati kabel dan stop kontak di dekat titik kebakaran, namun kabel dan stop kontak itu tidak dalam kondisi rusak.
Petugas menduga jika kebakaran pada gudang tersebut disebabkan karena adanya pekerja pada pabrik tersebut yang membuang puntung rokok sembarangan.
“Jadi kebakaran bukan disebabkan korsleting listrik, melainkan diduga karena adamya puntung rokok yang dibuang secara sembarangan dan memicu kebakaran,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang didapat, jelas Sumaji, diketahui jika sebenarnya pada gudang produksi nomor 1 sebelumnya juga sempat terbakar, namun kebakaran itu masih bisa teratasi.
Baca Juga :Dua Pemuda Brondong Lamongan Ditangkap dengan 26 Paket Sabu Siap Edar
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp100 juta.
“Kami menghimbau agar masyarakat tidak sembarangan membuang puntung rokok saat berada pada tempat yang dipenuhi barang-barang mudah terbakar,” pungkasnya.



















