Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sebuah pabrik tempat produksi meja biliar di Kabupaten Tulungagung masuk Desa Gendingan Kecamatan Kedungwaru, hangus terbakar pada Rabu (13/8/2025) dini hari tadi.
Kebakaran pada pabrik produksi meja biliar tersebut diduga karema puntung rokok, hingga menyebabkan kerugian mencapai Rp100 juta.
Kapolsek Kedungwaru, AKP Sumaji mengatakan, awalnya pada Selasa (12/8/2025) pukul 23.15 WIB, petugas menerima laporan adanya kebakaran.
Diketahui, kebakaran itu terjadi pada pabrik pembuatan meja biliar milik Bambang Yuliono di Desa Gendingan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung.
Baca Juga :Pemuda di Kediri Ditemukan Tewas Berlumuran Darah, Ternyata Ini Penyebabnya
Setelah mendapat laporan itu, petugas Polsek Kedungwaru, Tim Inafis Polres Tulungagung dan Damkar Tulungagung segera menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Setibanya petugas di TKP, diketahui jika kebakaran terjadi pada bagian belakang yang menjadi tempat produksi pembuatan meja biliar.
“Pada lokasi kebakaran sebenarnya terdapat beberapa gudang tempat produksi, dan malam tadi kebakaran terjadi pada gudang produksi nomor 1,” kata AKP Sumaji, Rabu (13/8/2025).
Saat petugas tiba, ungkap Sumaji, api masih berkobar cukup besar, dimana diketahui jika pada gudang produksi nomor 1 terdapat banyak bahan yang mudah terbakar.
Baca Juga :Tasyakuran Warga Baru Tahun 2025, PSHT Ranting Nganjuk Kota Gelar Sunatan Massal
Pasalnya pada lokasi tersebut terdapat sejumlah bahan yang mudah terbakar seperti serpihan kayu, serpihan triplek dan lain-lain.
Saat itu, petugas Damkar Tulungagung segera melakukan upaya pemadaman api dengan membawa dua unit mobil damkar dan dua truk tangki suplai air selama proses pemadaman berlangsung.



















