Legiun asal Spanyol itu muncul bak pahlawan di menit ke-87. Umpan silang tajam dituntaskan dengan sundulan presisi, membuat bola meluncur deras ke gawang PSBS Biak.
Gol itu bukan hanya penentu kemenangan, tapi juga jawaban atas keraguan publik terhadap start lambat Persik musim ini.
Peluit panjang berbunyi, skor 1-2. Pemain Persik merayakan dengan tangan mengepal ke udara, sementara tribun Sleman yang dipenuhi penonton menjadi saksi lahirnya kemenangan berharga.
Dengan tambahan tiga poin ini, Persik Kediri naik ke posisi 12 klasemen sementara Super League. PSBS Biak, yang harus menelan pil pahit di kandang sendiri, masih tertahan di peringkat 17.
Baca Juga :Tambah Kuota Pemain Muda U-23, Persik Kediri Datangkan Eks Persis Solo
Kemenangan ini bukan hanya soal angka di papan klasemen, melainkan juga suntikan moral. Bagi Persik, laga di Maguwoharjo menjadi tonggak awal untuk bangkit dan menunjukkan bahwa Macan Putih masih punya taring di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.



















