“Pintu boks dalam kondisi terbuka. Dari situlah diketahui jika perangkat sudah dicuri, kemudian dilaporkan ke polisi,” jelas Putut.
Diduga kuat pencurian dilakukan pada malam hari karena lokasi peralatan cukup jauh dari perkampungan. Alat tersebut berada di kawasan hutan wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, yang sebelumnya sempat dikira masuk wilayah Gandusari.
Sejumlah perangkat penting yang raib antara lain GNSS Leica GR30, seismik broadband Certimus, kabel grounding tower, alat penangkal petir, kabel solar panel, enam unit aki merek Panasonic, serta switch hub Moxa.
Semua perangkat itu berperan vital dalam memantau aktivitas Gunung Kelud, termasuk mendeteksi kemungkinan letusan. “Petugas sudah menindaklanjuti laporan ini. Nanti akan kami kabari lebih lanjut,” pungkas Putut.



















