Sempat Dirawat Dua Hari Usai Ditusuk Sangkur di JLU Lamongan, Pengamen Asal Solo Meninggal Dunia

Korban penusukan terkapar di JLU Lamongan.
Korban penusukan terkapar di JLU Lamongan.(foto: istimewa)

LAMONGAN, SEJAHTERA.COAS (31), warga Solo yang menjadi korban penusukan di pintu keluar sebelah barat Jalan Lingkar Utara (JLU), Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, dilaporkan meninggal dunia setelah dua hari menjalani perawatan intensif.

Baca juga:Sempat Dimakamkan Bertumpuk Akibat Banjir, 7 Jenazah Warga di Deket Lamongan Akhirnya Dipindahkan

Korban mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB akibat luka tusuk serius di bagian perut.

Read More

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan kabar duka terkait meninggalnya korban penusukan tersebut.

“Iya benar, korban penusukan di sekitar lampu merah Jalan Lingkar Utara (JLU) Plosowahyu meninggal dunia di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Hamzaid saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026).

Insiden penusukan itu sendiri terjadi pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Dugaan penganiayaan berdarah tersebut bermula dari persoalan rebutan lahan mengelap kaca mobil di sekitar traffic light pintu keluar JLU Barat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *