Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Sinar perubahan dari pusat pemerintahan memang sudah tampak. Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Mochamad Irfan Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Irfan, sebagai Menteri Haji dan Umroh pada Senin (8/9/2025) lalu.
Namun, bagi masyarakat Ponorogo yang bersiap menunaikan rukun Islam kelima, suasana masih berjalan seperti biasanya.
Di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo, aktivitas pelayanan jamaah haji tetap berlangsung tanpa gangguan. Ruangan masih dipenuhi calon jamaah yang mengurus berkas, melakukan pendaftaran, hingga menunggu proses pelunasan. Tak ada tanda-tanda kehadiran lembaga baru yang khusus mengurus haji dan umroh di daerah ini.
Baca Juga :Permohonan SKCK di Polres Ponorogo Melonjak hingga 300 Orang per Hari
“Belum ada perubahan. Untuk pendaftaran maupun pelunasan, semuanya masih di kantor Kementerian Agama,” jelas Nurul Huda, Kepala Kemenag Ponorogo, Senin (15/9/2025).
Meski Gus Irfan dan wakilnya sudah resmi menjabat, perubahan teknis pelayanan belum sampai ke daerah. Nurul Huda menegaskan, instruksi pusat masih bersifat umum.
Pemerintah, kata dia, tengah melakukan pemetaan: mana kewenangan yang kelak menjadi tanggung jawab Kementerian Haji dan Umroh, dan mana yang tetap dikelola Kemenag.
“Breakdown sampai ke bawah itu belum. Semuanya masih berjalan seperti sebelumnya,” tegasnya.
Artinya, bagi calon jamaah Ponorogo yang akan berangkat pada 2026, semua layanan masih terintegrasi dengan Kemenag.



















