Proses administrasi, mulai dari pendaftaran hingga pelunasan, tetap berada di jalur yang lama.
Di tengah kabar perubahan struktur kementerian, Nurul Huda memastikan layanan tidak terganggu. Mekanisme tetap berjalan sesuai jadwal, termasuk dokumen keberangkatan jamaah.
Baca Juga :Tak Ada Lagi Honorer, 1.823 Tenaga di Ponorogo Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu
“Insya Allah minggu depan dokumen sudah siap. Bulan depan masuk tahap imigrasi untuk pengambilan foto paspor,” tambahnya.
Bagi calon jamaah haji Ponorogo, kepastian ini menjadi kabar menenangkan. Di balik wacana restrukturisasi, perjalanan menuju Tanah Suci tetap dipersiapkan dengan rapi.
Pelantikan Gus Irfan membuka babak baru dalam tata kelola penyelenggaraan haji di Indonesia. Namun, seperti halnya perubahan besar lainnya, proses transisi memerlukan waktu.
Di Ponorogo, Kemenag masih menjadi garda terdepan, memastikan jamaah tetap terlayani tanpa harus menunggu instruksi yang belum turun.
Bagi calon jamaah, satu hal yang pasti: perjalanan suci mereka menuju Baitullah tidak boleh tertunda.
Baca Juga :Diduga Selip, Pemotor Asal Ngronggo Meregang Nyawa di Jalan Raya Tugurejo Ngasem
Sementara bagi pemerintah, momentum ini adalah ujian untuk memastikan bahwa perubahan struktural di tingkat pusat tetap beriringan dengan kelancaran pelayanan di daerah



















