Sementara durian berukuran besar dengan kualitas unggulan dibanderol hingga lebih dari Rp100 ribu per buah, tergantung jenis dan beratnya.
“Untuk jenis lokal, rasanya memang lebih kuat. Ini masih awal panen, nanti puncaknya menyusul,” ujar Heri, Minggu (28/12/2025).
Durian lokal Wonosalam dikenal memiliki cita rasa pahit-manis yang khas. Karakter rasa inilah yang membuat banyak pembeli memilih durian lokal dibandingkan varietas lain. Lapak-lapak durian pun tampak ramai, terutama pada siang hingga sore hari.
Salah seorang pembeli, Dhini Cahya Setya, mengaku sengaja datang untuk berburu durian lokal Wonosalam.
“Rasanya lain dari yang lain. Pahit-manisnya khas, lebih enak dibanding durian yang lain,” katanya.
Selain warga lokal, pembeli juga datang dari luar daerah seperti Mojokerto dan Surabaya. Banyak di antara mereka yang sedang berwisata di kawasan lereng Anjasmoro dan menyempatkan diri menikmati durian langsung dari kebunnya.
Awal musim panen ini menjadi berkah tersendiri bagi petani durian di Wonosalam. Selain menandai dimulainya masa panen tahunan, ramainya pembeli juga menunjukkan durian lokal Wonosalam tetap menjadi primadona yang selalu dinantikan.



















