Selain itu Goa Maharani Zoo mencatat 9.457 wisatawan, Pantai Klayar sebanyak 6.851 wisatawan, serta wisata Pantai Kutang dengan 459 kunjungan . Sejumlah destinasi Pantura lainnya juga turut menyumbang angka kunjungan signifikan .
Menurut Rubikah, tingginya minat wisatawan ke wilayah Pantura tidak lepas dari faktor kemudian akses transportasi. Ia menyebutkan, keberadaan Bus Trans Jatim menjadi salah satu pendukung utama mobilitas wisatawan.
“Pada Agustus 2024 lalu telah dilaunching Bus Trans Jatim Joko Tingkir Koridor IV yang menghubungkan Paciran–Bunder Gresik. Kemudian pada Oktober 2025 juga telah dilaunching Bus Trans Jatim Koridor VII yang menghubungkan Terminal Lamongan hingga Terminal Paciran,” jelasnya.
Meski demikian, Rubikah menegaskan bahwa dominasi wisata Pantura tidak menjadikan destinasi wisata di wilayah lain di Lamongan kehilangan daya tarik. Setiap wilayah tetap memiliki ikon dan keunikan masing – masing.
Di wilayah Kecamatan Ngimbang, terdapat wisata sejarah Makam Nyi Andong Sari. Sementara di Kecamatan Sugio terdapat Wisata Edukasi Gondang Outbond (Wego).
Adapun di Kecamatan Mantup, wisatawan dapat menikmati destinasi Keluarga Istana Gunung Mas yang memiliki arsitektur unik bergaya perpaduan Jawa dan Tiongkok
“Potensi wisata Lamongan tersebar merata dan memiliki ciri khas di setiap wilayah. Kami terus mendorong pengembangan seluruh destinasi agar kunjungan wisatawan semakin merata,” pungkas Rubikah.



















