“Pengakuannya baru pertama kali di sini. Soal motif saya tidak tahu, tapi karena sudah sering kejadian, tetap saya laporkan,” imbuhnya.
Sementara itu, Perangkat Desa Bancar, Nurcholis, mengungkapkan dari hasil rekaman CCTV, kedua pelaku diduga tidak beraksi sendirian. Diduga ada anggota komplotan lain yang menunggu di luar menggunakan mobil.
Baca Juga :KPK Kembangkan Kasus Suap Pemkot Madiun, Rumah Kepala DPUTR Digeledah
“Yang diamankan dua orang ibu-ibu usia sekitar 45 sampai 55 tahun. Alamat KTP Pasuruan, meski mengaku dari Semarang. Diduga satu komplotan, satu mobil menunggu di luar dan langsung kabur saat dua orang tertangkap,” ungkap Nurcholis.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus untuk memburu pelaku lain yang melarikan diri.
“Polsek Bungkal masih mendalami kasus ini. Rekaman CCTV toko dan CCTV sekitar lokasi sedang ditelusuri untuk mengejar pelaku lainnya,” pungkasnya.



















