Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Kasus pembobolan minimarket berjejaring di Kabupaten Tulungagung kembali terjadi. Kali ini sasarannya yakni sebuah gerai Alfamart di Desa Gedangsewu Kecamatan Boyolangu.
Akibatnya, uang tunai senilai Rp24 juta yang disimpan di dalam brankas minimarket raib, dan brankas itu dalam keadaan rusak.
Kapolsek Boyolangu, AKP Retno Pujiarsih mengatakan, pihaknya menerima laporan terjadinya pembobolan Alfamart di Desa Gedangsewu Kecamatan Boyolangu pada Jumat (27/2/2026) kemarin.
Sesuai laporan yang diterima, awalnya sekitar pukul 06.30 WIB pegawai toko hendak membuka minimarket tersebut.
Saat masuk ke dalam toko, pegawai tersebut tidak mendapati adanya sesuatu yang janggal, yang kemudian dia segera menuju ke ruang kantor untuk menyimpan barang-barangnya.
Baca Juga :Adik Histeris, Berangkat Tarawih Temukan Kakak Meninggal Mengapung di Sungai Depan Rumah
Saat memasuki ruang kantor itu, dia dikejutkan lantaran mendapati brankas di dalam ruangan itu dalam keadaan rusak.
“Awalnya pegawai Alfamart itu membuka toko sekitar pukul 06.30 WIB dan saat masuk tidak ada yang mencurigakan. Namun ternyata brankas di dalam ruang kantor dalam keadaan rusak,” kata AKP Retno Pujiarsih, Senin (2/3/2026).
Mendapati hal itu, ungkap Retno, pegawai tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada manajer minimarket yang kemudian laporan diteruskan kepada petugas Polsek Boyolangu sekitar pukul 08.15 WIB.
Setelah menerima laporan itu, petugas Polres Boyolangu kemudian segera menuju tempat kejadian perkara (TKP).



















