“Dalam waktu tersebut, kami akan melakukan rapat, konsultasi, serta pendalaman terhadap profil kader yang akan ditempatkan di posisi strategis,” jelasnya.
Ia menegaskan, setiap keputusan akan diambil secara kolektif dengan prinsip musyawarah mufakat.
Hasil susunan pengurus nantinya akan diajukan ke DPW PPP Jawa Timur dan selanjutnya ke DPP PPP di Jakarta untuk mendapatkan pengesahan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
Adi menekankan, misi utama tim formatur adalah menciptakan struktur yang harmonis dan mampu merangkul semua elemen.
“Kami berkomitmen menyusun kepengurusan sebijak mungkin, mengayomi, menjaga persatuan, dan mengedepankan semangat kolaboratif,” tuturnya.
Ia juga memastikan aspirasi dari badan otonom (banom) seperti GP Ansor, Muslimat, Fatayat, dan Pemuda PPP tetap menjadi pertimbangan penting agar struktur yang terbentuk memiliki legitimasi kuat.
“Kami tidak ingin ada pihak yang merasa ditinggalkan. Semua elemen akan kami libatkan,” pungkasnya.
Di sisi lain, sejumlah kader menilai sosok Gus Farid yang muda dan energik diharapkan mampu membawa semangat baru bagi PPP Jombang, sekaligus merangkul generasi muda tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi partai.
Baca juga:DPRD Jombang dan TACB Kaji Ulang Lokasi Kelahiran Bung Karno, Muncul Dugaan dari Ploso
“Kami percaya Gus Farid bisa membawa perubahan positif. Beliau sosok yang merakyat dan mudah ditemui,” ujar salah satu kader PAC yang enggan disebutkan namanya.


















