Hardiknas di Kediri Jadi Panggung Doa Lintas Komunitas, Serukan Perdamaian Dunia

Doa bersama di Situs Persada Soekarno Desa Pojok Kecamatan Wates.
Doa bersama di Situs Persada Soekarno Desa Pojok Kecamatan Wates Jumat malam. (foto: istimewa)

Kushartono, Ketua Bidang Pendidikan Pesantren Jati Diri Bangsa, menyampaikan bahwa doa merupakan bentuk diplomasi spiritual yang relevan di tengah situasi dunia saat ini.

“Melalui doa bersama, kita memohon agar hati para pemimpin dunia dilunakkan. Dari ambisi konflik menjadi kesadaran untuk menciptakan perdamaian. Ini adalah bentuk ikhtiar batin dari Kediri untuk dunia,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya nilai “Atas Berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa” sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai fondasi jati diri bangsa Indonesia.

Read More

“Kekuatan Indonesia bukan semata pada kekuatan fisik atau militer, tetapi pada kedekatan spiritual kepada Tuhan. Inilah yang harus terus ditanamkan dalam pendidikan kita,” tambahnya.

Kegiatan ini diikuti berbagai organisasi dan komunitas, di antaranya Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia, Pesantren Jati Diri Bangsa, Jam’iyah Kautsaran Putri Haajarulloh Shiddiqiyyah, serta sejumlah komunitas lintas budaya dan spiritual lainnya.

Selain doa bersama, acara juga diisi dengan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa serta selamatan bersama sebagai simbol kepedulian sosial.

Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi mampu menjadi gerakan berkelanjutan dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pendidikan karakter dan perdamaian dunia.

“Kami ingin dari Kediri lahir gelombang kesadaran baru, bahwa pendidikan bukan hanya mencerdaskan akal, tetapi juga menumbuhkan jiwa yang mencintai perdamaian,” tutup Suhardono.

Baca juga:KIM Sejahtera Juara Lomba Video Reels, Angkat Kuliner Ramah Anak di Kota Kediri

Melalui momentum Hardiknas ini, Ndalem Pojok kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai situs sejarah, tetapi juga sebagai ruang refleksi dan inspirasi bagi lahirnya nilai-nilai kemanusiaan universal menuju dunia yang lebih damai.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *