“Kami di DJKA melalui BTP Kelas I Surabaya telah membangun ulang jembatan BH 613 ini dengan struktur yang baru sekaligus memperbaiki aliran sungai yang ada di bawahnya,” tambahnya.
“Harapannya, manakala terjadi arus yang deras juga tidak menggenangi lingkungan sekitar sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan KA,” harapnya.
Uji fungsi jembatan BH 613 petak Kras-Ngadiluwih ini menjadi salah satu poin penting dalam rangkaian pembangunan jembatan BH 613 yang telah dilakukan tahun lalu.
Lokomotif CC 300 dua unit dan sebelumnya tersimpan di Balai Perawatan Perkeretaapian Surabaya. Ini hanya dua loko dan tidak ada gerbong. Uji dua loko ini dari Kediri arah Kras kemudian balik lagi ke Ngadiluwih dan lanjut Banyuwangi.
“Kami di DJKA selalu memastikan bahwa uji fungsi ini menjadi hal yang prinsipal mengingat struktur jembatan ini dibangun berbeda dari yang sebelumnya, sekaligus melihat apakah struktur baru ini tetap prima hingga puluhan tahun mendatang,” ujar PPK Kegiatan Jatim 2 BTP Kelas I Surabaya Lurianto Lukito.



















