Malang, SEJAHTERA.CO – Sejak dimulainya masa angkutan libur panjang peringatan Kenaikan Yesus Kristus pada 13 hingga 17 Mei 2026, Stasiun Malang dipadati penumpang yang berangkat maupun datang menggunakan kereta api jarak jauh.
Baca juga:Polisi Amankan Dua Pencuri Jeruk di Malang, Satu Pelaku Pernah Dipenjara
Tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api tercermin dari total volume penumpang yang mencapai 36.363 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 18.895 penumpang berangkat dan 17.468 penumpang datang.
Selama periode libur panjang, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Malang tercatat lebih tinggi dibandingkan penumpang yang datang. Kondisi ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang bepergian ke luar daerah untuk memanfaatkan momen liburan.
Puncak arus penumpang terjadi pada Kamis, 14 Mei 2026, yang merupakan awal masa libur panjang. Pada hari tersebut, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 4.244 orang, sementara penumpang yang datang tercatat sebanyak 4.420 orang.
Kondisi ini menyebabkan aktivitas di stasiun meningkat signifikan. Meski demikian, seluruh layanan tetap berjalan lancar berkat kesiapan petugas serta pengaturan operasional yang optimal.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa operasional perjalanan kereta api selama masa libur panjang berlangsung aman dan terkendali.



















