Dia menjelaskan, disbanding dengan tahun 2025, jumlah ASN yang pensiun tahun ini meningkat. Pada tahun sebelumnya jumlah hanya 129 ASN.
Sementara sebanyak 131 yang pensiun tahun ini terdiri berbagai golongan. Di antara enam merupakan pejabat eselon II, tujuh eselon III, dan 11 eselon IV.
Sementara berdasarkan jabatan fungsional dan pelaksana, didominasi guru sebanyak 53, tenaga kesehatan 12, tenaga teknis 8, serta tenaga pelaksana 33 .
“Ada pula PPPK yang diberhentikan karena telah mencapai batas usia pensiun maupun meninggal dunia,” tambahnya.
Selain ASN pelaksana, beberapa yang purna pada tahun ini seperti kepala Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta jabatan Asisten di lingkungan Sekretariat Daerah.
Saat ini hanya posisi kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga yang masih kosong dan menunggu proses pengisian melalui Lelang jabatan.



















