Sebanyak 2.000 unit merupakan dukungan PBNU, sedangkan 1.000 unit lainnya berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Seluruh kasur dijadwalkan mulai dikirim ke lokasi pada pertengahan Agustus 2026. Selain itu, sekitar 300 unit AC juga telah dipasang di berbagai kamar penginapan.
Gus Ipul menilai perkembangan persiapan yang dilakukan panitia lokal menunjukkan hasil yang positif. Pengecekan fasilitas dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan peserta siap sebelum Muktamar dimulai.
“Kita sudah mulai melihat bagaimana PPBU Tambakberas menerima peserta muktamar yang jumlahnya lebih dari tiga ribu orang,” katanya.
Selain akomodasi, panitia juga terus menyempurnakan ruang sidang dan berbagai fasilitas pendukung lainnya agar mampu melayani lebih dari 3.000 peserta yang akan hadir.
“Akomodasi, tempat sidang, dan berbagai kebutuhan lainnya terus dipersiapkan. Alhamdulillah, semua berjalan dengan baik,” pungkas Gus Ipul.
Sementara itu, Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz mengapresiasi kesiapan panitia lokal. Pengasuh Pesantren Tebuireng itu memastikan PWNU Jawa Timur siap memberikan dukungan tambahan apabila masih terdapat kebutuhan menjelang pelaksanaan Muktamar.
Baca juga:Lahan Tebu di Ngadiluwih Kediri Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta
“Persiapan yang dilakukan sudah cukup baik. Jika setelah pertengahan Agustus masih ada kekurangan, PWNU Jawa Timur akan ikut membantu memenuhi kebutuhan yang diperlukan,” tutup Gus Kikin.



















