Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Agung Prasetyo mengatakan, sebanyak 153 jiwa di Dukuh Bungur saat ini membutuhkan pasokan air bersih. BPBD telah melakukan distribusi air bersih sejak sepekan lalu dengan jadwal sementara satu kali setiap pekan.
“Jika kondisi kekeringan semakin parah, frekuensi droping akan ditingkatkan menjadi dua kali dalam seminggu,” katanya.
Agung menambahkan, hingga saat ini belum ada desa lain yang mengajukan permohonan bantuan air bersih. Namun, BPBD tetap memantau sejumlah wilayah yang menjadi langganan kekeringan, di antaranya Desa Sidoharjo Kecamatan Pulung serta Desa Duri dan Desa Wates di Kecamatan Slahung.
Baca Juga :Satpol PP Kabupaten Kediri Berangus Reklame Liar di Tiga Lokasi
“Kalau memang memerlukan bantuan air bersih bisa melakukan permohonan kepada desa nanti bisa diteruskan ke BPBD,” pungkasnya



















