Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Ratusan nelayan di Kecamatan Munjungan menggeruduk Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Kamis (10/10/2024).
Baca Juga :Sebanyak 21 Calon KPPS Pernah Jadi Saksi Pemilu, Ini Kata Bawaslu Kabupaten Blitar
Aksi mereka dipicu permasalahan limbah tambak udang didaerahnya yang dinilai belum tuntas. Kondisi itu dinilai menyengsarakan masyarakat.
Hanung Kurniawan perwakilan aksi menyebut, kesengsaraan masyarakat akan limbah tambak udang itu sudah dirasakan sejak 2016.
Menurutnya, limbah tambak udang itu dibuang ke laut sehingga berdampak buruk pada kesehatan warga dan kelestarian laut. Terlebih tak sedikit masyarakat di sana menggantungkan perekonomian di sektor kelautan.
Baca Juga :Kapolres Batu Tangung Biaya Pengobatan dan Operasi Korban Penembakan Penjual Bakso
“Banyak nelayan yang kena penyakit gatal-gatal karena limbah tambak. Kemudian, kami juga mendapati banyak biota laut yang mati di sekitar pesisir. Jika terus dibiarkan, kami yang bergantung pada hasil laut akan kehilangan mata pencaharian,” kata Hanung.
Dalam aksinya warga juga membawa sampel air yang diduga sudah tercemar limbah tambak udang. Sampel itu ditunjukkan ke pemerintah daerah sebagai bukti bahwa kelestarian lingkungan di daerah perairan Munjungan sudah tercemar akan limbah tambak udang.
Baca Juga :Kondisi Penjual Bakso Korban Penembakan Stabil, Secepatnya Akan Dilakukan Operasi



















