Blitar, SEJAHTERA.CO – Keberadaan tenaga medis atau dokter umum di Kabupaten Blitar sangat dibutuhkan. Bahkan mirisnya, di Kabupaten Blitar ada tiga kecamatan yang hanya memiliki dokter umum 1 saja.
Baca Juga :Pabrik Pakan Ternak di Jombang Terbakar, Ini Penyebabnya
Tentu itu menjadi pekerjaan rumah bagi dinas kesehatan. Pasalnya, dengan minimnya dokter umum, dikhawatirkan bakal mempengaruhi pelayanan. Dengan banyaknya pasien tidak sebanding dengan jumlah ketersediaan dokter umum.
“Iya, masih kurang. Bahkan beberapa puskesmas masih memiliki 1 dokter umum saja. Mudah-mudahan ke depan bertambah lagi,” kata Kepala Bidang (kabid) Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan (dinkes) Kabupaten Blitar, Suhandono, Minggu (27/10/2024).
Baca Juga :Melesat, Usaha Kafe dan Resto di Kota Blitar, Sektor Wisata dan Hotel yang Banyak jadi Pemicu
Dia mengatakan 1 puskesmas di tingkat kecamatan yang hanya memiliki 1 dokter umum saja ada di Kecamatan Ponggok, Bakung dan Wates. Kecamatan Wates dan Bakung diakui atau tidak berada di wilayah pinggiran Kabupaten Blitar.
Dua kecamatan itu berada di Blitar Selatan atau pesisir Selatan jauh dari pusat kota di Kabupaten Blitar. Sementara untuk Kecamatan Ponggok lokasinya masih berada di dekat dengan pusat keramaian. “Dua di antara puskesmas ada di wilayah Wates dan Bakung,” tambahnya.
Baca Juga :Selamat ! Ribuan Pelajar di Trenggalek Dilantik Jadi Pramuka Garuda, jadi Lebih Istimewa Karena ini
Sesuai dengan data, lanjutnya, saat ini dokter yang bertugas di bawah naungan atau pengelolaan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar sebanyak 239 orang.
Ratusan itu tersebar di sejumlah fasilitas Kesehatan atau faskes di 22 kecamatan dan 24 puskesmas di Kabupaten Blitar. Paling banyak, bertanggungjawab atau bertugas di rumah sakit besar milik atau pelat merah di Kabupaten Blitar.
Yakni RSUD Ngudi Waluyo di Wlingi atau wilayah Blitar timur. Sementara di wilayah Blitar barat ada di RSUD Srengat. “Kami akui memang kekurangan dokter,” akunya.
Baca Juga :Sambut Hari Sumpah Pemuda, Situs Persada Sukarno Adakan Tasyakuran dan Dialog Sumpah Pemuda



















