Antisipasi Kasus PD3I, Perkuat Petugas Surveilans 

Antisipasi Kasus PD3I, Perkuat Petugas Surveilans 
Pemerintah Kota Kediri mengadakan Workshop HHR dan Penemuan Kasus PD3I.(foto: diskominfo)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Dalam rangka mewaspadai serta antisipasi munculnya penyakit berpotensi wabah, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan Workshop Hospital Record Review (HRR) dan Penemuan Kasus Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I), Kamis (25/7). Bertempat di salah satu hotel di Kota Kediri, kegiatan ini mengundang 50 peserta yang merupakan dokter spesialis anak, petugas surveilans puskesmas, petugas surveilans rumah sakit, petugas rekam medik, petugas poli syaraf, dan petugas poli anak.

Dalam keterangannya dikesempatan berbeda, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Muhammad Fajri Mubasysyir mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan surveilans dalam penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio serta antisipasi atau mencegah dan mengendalikan munculnya penyakit potensial wabah lainnya.

“Kita ingin meningkatkan kewaspadaan petugas surveilans dalam memantau kasus PD3I di wilayahnya sehingga dapat mencegah timbulnya KLB,” terangnya.

Read More

Disamping itu, melalui workshop ini dirinya ingin meningkatkan jejaring layanan, menjalin kerjasama, menjalin komunikasi dan kolaborasi antara seluruh layanan kesehatan di Kota Kediri dalam penemuan kasus PD3I.

Baca Juga: Pj Wali Kota Kediri Zanariah Berangkatkan dan Ikuti Jalan Sehat Hari Koperasi ke-77

“Kami berharap ada peningkatan jejaring layanan khususnya surveilans, untuk itu kita juga sudah bersurat kepada rumah sakit pemerintah ataupun swasta terkait pembentukan tim Surveilans Aktif Rumah sakit (SAR). Nantinya dengan adanya tim ini dan SK dari kepala rumah sakit diharapkan kegiatan surveilans bisa lebih optimal, pembagian tugas bisa lebih jelas sehingga surveilans bisa aktif dan berjalan dengan baik,” tuturnya

dr Fajri menjelaskan, PD3I merupakan penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi seperti Difteri, Campak, Tetanus, Polio, dsb. Adapun rentang usia yang rentan terjangkit PD3I ialah anak yang berusia di bawah 15 tahun. Sehingga dikatakannya ada korelasi antara cakupan imunisasi dengan kasus PD3I.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *