Kediri, SEJAHTERA.CO – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, para pengurus masjid Kota Kediri, mengikuti pelatihan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam.
Kegiatan ini berlangsung di Masjid Baiturahmah Semampir, dengan pemateri dan pendampingan langsung dari tim Juru Sembelih Halal (Juleha) Kota Kediri.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam melaksanakan penyembelihan kurban yang benar menurut ajaran Islam.
Materi yang diberikan mencakup manajemen kurban, teknik penyembelihan yang benar, hingga metode perobohan hewan secara ihsan.
Baca Juga :Sebanyak 30 Lansia Ikut Skrining Operasi Katarak di RSUD Jombang
intarjo, Ketua Juleha Kota Kediri, menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga spiritual. Menurutnya, penyembelih kurban haruslah seorang muslim yang menjaga shalat dan akhlaknya.
“Penyembelihan hewan kurban menyangkut masalah halal dan haram, maka harus ditangani oleh orang yang memahami syariat dan berperilaku baik. Jangan asal tunjuk,” tegas Mintarjo.
Ia juga mengingatkan bahwa perlakuan terhadap hewan sebelum dan saat penyembelihan sangat menentukan hasil akhir—baik dari segi kehalalan maupun kualitas daging. Perobohan yang baik dan tanpa kekerasan akan membuat proses penyembelihan lebih lancar.
Dalam sesi praktik, peserta dibekali keterampilan teknis menggunakan boneka sapi sebagai media simulasi, termasuk cara menentukan titik potong, memilih jenis pisau yang sesuai, dan memutus urat leher dengan efektif.



















