Jaga dan Kelola Aset Negara, KAI Daop 7 Madiun Tertibkan Lahan di Jalan Anggek Kota Madiun

Jaga dan Kelola Aset Negara, KAI Daop 7 Madiun Tertibkan Lahan di Jalan Anggek Kota Madiun
KAI Daop 7 saat lakukan penertiban aset negara pada Selasa (10/6/2025). (rio/sejahtera.co)

Madiun, SEJAHTERA.CO – PT KAI Daop 7 Madiun kembali mengamankan aset berupa tanah bangunan pada, Selasa (10/6/2025).

Melalui program pensertipikatan dan penertiban yang dilakukan, hal ini sekaligus untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api juga untuk meningkatkan fasilitas pelayanan stasiun.

Penertiban aset ini dilakukan pada sejumlah Rumah Perusahaan (RPR) yang terletak di Jalan Anggek, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

Read More

Langkah ini diambil sebagai upaya peningkatan fasilitas pelayanan bagi pelanggan KA sekaligus kebutuhan lahan/area penataan stasiun yang akan digunakan untuk relokasi ekspedisi dan penataan kantor Teknis PT KAI di Stasiun Madiun.

Baca Juga :BPJPH Tegaskan Jagung Produk Rekayasa Genetik 100 Persen Halal, Dukung Swasembada Pangan di Lamongan

Suharjono, Vice President Daop 7 Madiun, menjelaskan bahwa penertiban aset juga didorong oleh kebutuhan untuk mengembangkan fasilitas stasiun, seperti memperluas ruang tunggu, menambah fasilitas umum, dan meningkatkan infrastruktur stasiun.

“Pada lokasi seluas 3.144 M2 tersebut terdapat 29 unit RPR yang terdiri dari 8 kontrak aktif dan 21 lainnya Backlog maupun tidak memiliki kontrak serta bangunan non RPR sebanyak 21 unit. Adapun Nilai Aset total sebesar Rp6.323.439.000,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa sebelum dilakukan penertiban, KAI Daop 7 Madiun telah menempuh berbagai upaya persuasif dari awal Januari 2025.

Baca Juga :Sempat Viral, Aksi Pelaku Begal Korban Ojol Dibekuk Polresta Malang Kota

“Upaya tersebut diantaranya Mapping Lokasi, Sosialisasi program penataan Stasiun Madiun ke Forkopimcam, Sosialisasi kepada warga Jalan Anggrek di Aula Kelurahan Oro-Oro Ombo,” paparnya.

“Rangkaian Kegiatan Penilaian Appraisal KJPP terhadap 28 Rumah Perusahaan, penyampaian Surat KAI perihal Pemberitahuan Penataan Kawasan Jalan Anggrek kepada warga Jalan. Anggrek dan tembusan kewilayahan,” bebernya.

Menurutnya, penertiban aset ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, BPN, TNI, Kepolisian, dan unsur lainnya.

“Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan penertiban berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Baca Juga :GenSobo Farm Burengan Siap Panen Melon, jadi Sarana Edukasi Ketahanan Pangan

Selain itu, KAI Daop 7 Madiun juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung langkah-langkah penertiban serta pengelolaan aset negara secara transparan, optimal, dan bermanfaat bagi perusahaan maupun masyarakat.

“Dengan dilaksanakannya penertiban aset ini diharapkan nantinya dapat mengoptimalkan operasional kereta api, seperti meningkatkan efisiensi waktu perjalanan dan mengurangi risiko gangguan operasional, dengan demikian senantiasa tercipta pelayanan prima kepada masyarakat,” tandasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *