Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Selama periode Januari hingga Juni 2025, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung telah menangani 30 kasus kebakaran yang tersebar di 11 dari 19 kecamatan di wilayah tersebut. Mayoritas insiden ini berhasil ditangani sesuai Standar Pelayanan Minimum (SPM).
Baca Juga :Percepatan Pembangunan Jalan, DPRD dan Bupati Ponorogo Sepakat Ajukan Pinjaman Rp 100 Miliar
Kasi Evakuasi dan Penyelamatan DPKP Tulungagung, Iwan Supriyono menjelaskan, dari 30 kasus yang ditangani, 16 merupakan kebakaran skala kecil, 12 skala sedang, dan 3 skala besar. Dua wilayah yang paling sering mengalami kebakaran adalah Kecamatan Tulungagung kota (6 kasus) dan Sumbergempol (5 kasus).
“Paling banyak karena korsleting listrik, bisa dari instalasi yang tidak sesuai standar atau pemakaian stop kontak bertumpuk,” ujar Iwan, Jumat (4/7/2025).



















